Techmind.id, platform media teknologi dan inovasi di bawah naungan WGS Ventures (IDX: WGSH), bersama XCION (Indonesia CIO Network), secara resmi mengumumkan penyelenggaraan FDI – Festival of Digital Innovation ke-4. Acara teknologi dan bisnis berskala publik ini akan berlangsung selama dua hari, pada 10–11 Juni 2026, di BSD City, Jakarta.
FDI 2026 diproyeksikan akan menarik 500–600 peserta selama dua hari pelaksanaan, yang terdiri dari pimpinan perusahaan besar, pelaku fintech, unicorn, startup, perusahaan modal ventura, fund manager, penyedia teknologi, serta mitra ekosistem. Acara ini dirancang sebagai titik temu strategis bagi ekosistem teknologi dan bisnis Indonesia, sekaligus kawasan regional.
Platform Dua Hari yang Mewakili Seluruh Ekosistem Digital
Dengan desain agenda yang saling melengkapi, FDI 2026 menghadirkan pendekatan menyeluruh terhadap kebutuhan berbagai segmen ekonomi digital, namun tetap berada dalam satu visi strategis.
Hari Pertama – 10 Juni 2026: Fokus Enterprise
Hari pertama dikhususkan bagi perusahaan besar dan organisasi mapan, dengan melibatkan CIO, CXO, regulator, serta pemimpin teknologi senior. Topik diskusi mencakup perspektif kepemimpinan, perjalanan transformasi digital di dunia nyata, manajemen risiko, modernisasi infrastruktur, serta perencanaan strategis jangka panjang.
Hari Kedua – 11 Juni 2026: Inovasi, Fintech, dan Investasi
Hari kedua akan menyoroti ekosistem fintech, unicorn, startup, venture capital, dan fund manager. Fokus pembahasan meliputi inovasi berskala besar, teknologi masa depan, perspektif pendanaan, serta kolaborasi antara korporasi, startup, dan investor.
Sepanjang dua hari penyelenggaraan, FDI 2026 dirancang untuk merepresentasikan seluruh rantai nilai teknologi dan bisnis; menghubungkan strategi, eksekusi, inovasi, dan modal dalam satu forum terpadu.
Inovasi sebagai Inti dari Setiap Perjalanan Digital yang Aman
Memasuki edisi ke-4, acara publik FDI akan terus mengusung inovasi sebagai elemen kunci di balik setiap perjalanan transformasi digital yang sukses; yang harus aman, skalabel, dan siap menghadapi masa depan sejak awal perancangannya.
Tema FDI 2026 mencerminkan tantangan nyata yang dihadapi organisasi saat ini, mulai dari meningkatnya kompleksitas digital, risiko keamanan siber, percepatan adopsi kecerdasan buatan, hingga persiapan awal menuju era komputasi kuantum.
“Transformasi digital tidak lagi sekadar mengadopsi teknologi secara terpisah,” ujar Ikin Irawan, Presiden Komisaris WGS Ventures, induk usaha Techmind.id.
“Kemajuan sejati terjadi ketika inovasi mampu menyatukan strategi, infrastruktur, keamanan, dan pengalaman menjadi satu perjalanan digital yang utuh. FDI dirancang untuk mempertemukan dialog tersebut; lintas enterprise, startup, dan investor.”
Empat Pilar Strategis Agenda FDI 2026
Keamanan Siber (Cybersecurity)
Penguatan kepercayaan digital, ketahanan sistem, tata kelola, serta kesiapan regulasi di tengah lanskap ancaman yang semakin kompleks.
AI dan Teknologi Kuantum
Eksplorasi penerapan AI secara praktis saat ini, sekaligus mempersiapkan pemimpin bisnis menghadapi implikasi komputasi kuantum dan kecerdasan generasi berikutnya.
Data Center dan Cloud
Pembahasan strategi pusat data dan cloud yang skalabel, tangguh, dan siap mendukung kedaulatan data sebagai fondasi beban kerja digital dan AI.
Customer Experience dan Omnichannel
Pendefinisian ulang interaksi pelanggan dan warga melalui pengalaman digital yang cerdas, mulus, dan berorientasi pada manusia.
“Setiap perjalanan digital hari ini harus aman secara default dan inovatif secara desain,” ujar Ray M. Sugiarto, Founder XCION.
“Melalui edisi ke-4 ini, XCION melanjutkan misinya untuk menghubungkan para CXO dan pemimpin ekosistem, serta mendorong kolaborasi nyata dalam menyongsong masa depan yang siap AI dan kuantum.”
“Saya mengajak seluruh anggota XCION—baik di Indonesia maupun di luar negeri, untuk bersama-sama mendukung penyelenggaraan acara ini,” tambah Ray M. Sugiarto. “Kekuatan utama kami selalu terletak pada komunitas. Saya berharap dan berdoa agar pertemuan ini dapat terus menumbuhkan ekosistem yang solid, saling percaya, dan berorientasi ke masa depan, serta semakin kuat melalui kolaborasi lintas batas.”
Platform Kolaborasi untuk Dampak Jangka Panjang
Dengan mempertemukan pemimpin enterprise, fintech, startup, investor, dan penyedia teknologi, Techmind.id dan XCION berharap FDI dapat mendorong dialog bermakna, kolaborasi lintas sektor, serta kemitraan jangka panjang yang berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi digital Indonesia dan konektivitas regional.
Informasi lebih lanjut mengenai pembicara, agenda detail, mitra strategis, serta pendaftaran akan diumumkan dalam beberapa bulan ke depan.
***